Sabtu, 11 Agustus 2012
BELAJAR MELEPASKAN.....
Hidup terkadang harus berurusan dengan hal-hal yang diluar dugaan kita, tidak semua yang kita inginkan selalu bisa terpenuhi, tidak semua yang kita rencanakan selalu sesuai dengan rancangan kita dan apabila itu semua terjadi maka hanya "Ungkapan Syukur" seharusnya yang bisa menenangkan, kalau itu tidak kita lakukan maka niscaya hanya keluhan dan mungkin umpatan sebagai ungkapan penyesalan, sekilas nampak memuaskan waktu kita mengeluh atau bahkan mengumpat pada waktu apa yang kita inginkan dan rencanakan lama-lama itu tidak terjadi, tetapi sebetulnya disisi lain kita melupakan satu hal yang paling mendasar yaitu melibatkan "Kuasa Tuhan" karena ada satu hal yang terpenting dalam kehidupan dan ini saya ketahui sejak dari masih anak-anak yaitu ungkapan manusia boleh berencana dan Tuhan yang menentukan, jadi apabila pada waktu kenyataan hidup tidak sesuai dengan keinginan kita maka hanya "bersyukur" saja yang bisa membuat kita tenang, karena pada waktu kita mengucapkan kata-kata bersyukur berarti kita sedang mengingat satu pengertian bahwa Tuhanlah yang menentukan segalanya dalam kehidupan kita, pada waktu bersyukur kita sedang mengingat betapa manusia itu tidak sempurna dan lemah, pada waktu bersyukur kita sedang menngakui bahwa Tuhanlan pemegang kendali hidup.
Kenapa manusia selalu kecewa pada waktu apa yang diinginkan dan direncanakan tidak sesuai dengan kenyataanya??? karena kita selalu berpikir bahwa kita "selalu bisa" mengatur dan mengendalikan hidup kita sendiri padahal kenyataanya adalah TIDAK!! walaupun mungkin kita berpikir hidup adalah milik kita sendiri tetapi kenyataanya tidak selalu begitu, kita kadang mengenggam terlalu erat apa yang kita yakini sebagai milik kita,kepunyaan kita,tetapi sebenarnya itu tidak mutlak (beberapa dari kita kadang melupakan ini)sehingga pada waktu apa yang kita yakini sebagai milik kita yaitu termasuk : rencana,kehidupan,harta dan lainnya tidak sesuai dengan kenyataan maka kita mulai mengeluh dan marah-marah.
Kalau saya boleh melangkah lebih jauh saya hanya menyarankan (bukan mengajari)kita harus menghafal sebuah quote atau pernyataan :
"Menyerah akan menghasilkan kejutan yang mungkin tidak akan pernah kita alami kalau kita tidak menyerah dan Semakin besar pergumulan yang kita alami untuk menyerah, semakin besar KEJUTAN yang akan kita alami", saya menganjurkan anda untuk belajar melepaskan genggaman anda (walau ini jujur tidak mudah) dan serakan semua pada Tuhan, termasuk kecemasan anda.Kalau EMOSI kita sudah sedemikian membalut erat sesuatu, misalnya : harta,pekerjaan,peranan, rencana,atau hal-hal lain yang anda harapkan dimasa datang anda sedang tidak bergantung sepenuhnya kepada Tuhan, selama anda tidak menyerah kepadaNya maka anda sedang sangat tergantung kepada kecemasan anda sendiri,berhenti dan lepaskan karena kita sedang menghambat kejutan yang Tuhan sudah siapkan.
Penulis :Hery Su.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar